Menunggu Kenangan
20.03
Giwangan sore ini,
Seorang perempuan menatap keluar melalui kaca jendela sebuah bus
Mencari kenangannya yang barangkali singgah di salah satu orang yang berlalu lalang
Setengah jam menunggu, tapi kenangan itu tak kunjung menemuinya
Lalu ia menatap wajahnya melalui kaca jendela yang sama
Samar-samar,
Ia melihat matanya
Melihat kenangan yang ia ciptakan sendiri
Melihat hanya seorang diri
Tak pernah ada lelaki yang memberinya luka di Giwangan sore ini
Perlahan,
Bus melaju pelan
Meninggalkan Giwangan
Meninggalkan kenangan tentang lelaki yang sama
Lelaki yang memberinya luka
Perempuan itu terus menatap dirinya sendiri melalui kaca yang juga sama
Membawa kenangannya,
Seorang diri
Seorang perempuan menatap keluar melalui kaca jendela sebuah bus
Mencari kenangannya yang barangkali singgah di salah satu orang yang berlalu lalang
Setengah jam menunggu, tapi kenangan itu tak kunjung menemuinya
Lalu ia menatap wajahnya melalui kaca jendela yang sama
Samar-samar,
Ia melihat matanya
Melihat kenangan yang ia ciptakan sendiri
Melihat hanya seorang diri
Tak pernah ada lelaki yang memberinya luka di Giwangan sore ini
Perlahan,
Bus melaju pelan
Meninggalkan Giwangan
Meninggalkan kenangan tentang lelaki yang sama
Lelaki yang memberinya luka
Perempuan itu terus menatap dirinya sendiri melalui kaca yang juga sama
Membawa kenangannya,
Seorang diri
Yogyakarta, 15 Juli 2015. 16.37 WIB

0 komentar