Hujan dan Luka

07.30

Foto ini saya ambil tadi malam di Angringan Mojok. Bergabung satu meja dengan Komunitas Cethe dari Rembang, alhasil jadilah tulisan ini.
Hujan dan Luka. Hujan selalu datang tanpa permisi akhir-akhir ini. Aku pernah bertanya pada seseorang di waktu yg berbeda. “Hujan ini jelmaanmu?”. Mungkin. Jawabnya
singkat. Rasanya ingin sekali aku bertanya pada hujan tadi malam. “Kau sedang marah?” Sambil tersenyum mengenang kebodohan. Yang membuatku tertawa lucu adalah ketika hujan mengguyur Jogja dengan derasnya saat aku dan kamu dihadapkan dalam  situasi paling bodoh. Saling bertatap muka tapi tidak bisa bertegur sapa. Aku hanya bisa sesekali melihat ke arahmu melalui gelas bening saat aku menenggak es. Kata apa yang bisa mewakili kecuali luka.

Yogyakarta, 4 Juni 2015. 07.22 WIB

You Might Also Like

0 komentar